Sukseskan Asian Games XVIII Jakarta - Palembang 2018

Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wasit, Kemenpora Perbanyak Wasit Internasional

  • Jumat, 06 Juli 2018

JAKARTA – Minimnya jumlah wasit dalam memimpin pertandingan tingkat internasional, mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan upaya  peningkatan kapasitas wasit melalui berbagai pelatihan bagi wasit dan juri dan melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas wasit diharapkan mampu meningkatkan jumlah wasit Indonesia yang   memimpin pertandingan baik nasional maupun internasional. Hal tersebut diucapkan   Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, wasit dan pengelola organisasi keolahragaan di Hotel Belleza, Jakarta, Rabu (4/7) malam.

Dijelaskan Mulyana, pada Olimpiade 2016 di Rio de Jenairo, Brasil, wasit dari Indonesia hanya satu orang, sementara Singapura mampu mengirim 10 orang wasit untuk ajang multi cabang empat tahuan itu.

"Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, kita jauh tertinggal dengan Singapura yang telah mengirimkan 10 wasit ke olimpiade Rio. Saya berharap melalui pelatihan peningkatan mutu ini, nantinya akan ada wasit-wasit yang akan memimpin pertandingan pada olahraga internasional seperti Asian Games,  Kejuaraan Dunia bahkan Olimpiade," tambah Mulyana.

Diakui Mulyana, pelatihan wasit secara berkelanjutan dan terarah membutuhkan waktu yang tidak cepat untuk menghasilkan wasit-wasit bertaraf internasional, Karena itu Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus berupaya secara maksimal untuk menghasilkan jumlah wasit yang mampu berkiprah di pertandingan Internasional.

"Kami menyadari, dampak pelatihan belum terasa pada waktu dekat. Namun, kami meyakini melalui pelatihan ini akan menghasilkan tenaga wasit, juri dan pelatih  yang berkualitas dan mampu berkontribusi untuk masyarakat luas,"  kata Mulyana.

Ditambahkan Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora, Herman Chaniago bahwa Kemenpora berupaya meningkatkan jenjang klasifikasi dan sertifikasi baik pelatih, wasit dan pengelolaan manajemen organisasi keolahragaan untuk  lebih modern.

Ditambahkannya,  kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, wasit dan pengelola organisasi keolahragaan  diikuti   40 orang wasit dan pelatih cabang olahraga soft tennis intetnasional dan 60 peserta dari cabang olahraga selam.

"Pelatihan inj adalah rangkaian dari pelatihan-pelatihan yang telah kami lakukan sebelumnya. Pelatihan cabor soft tennis dikhususkan untuk meningkatkan kapasitas wasit dalam rangka Asian Games 2018," ujar Herman.

"Kami berharap output dari pelatihan ini adalah peserta mampu meningkatkan kualitas dalam melatih, begitu juga wasit agar mampu memimpin pertandingan dan menjadi petugas wasit yang profesional, pun demikian halnya dengan pengeleloaan olahraga agar menjadi lebih profesional," tutup Herman. (muc)