Sukseskan Asian Games XVIII Jakarta - Palembang 2018

Kejuaraaan Bola Basket Pelajar Asia Ajang Bergengsi Mengembangkan Potensi Atlet Pelajar

  • Sabtu, 08 September 2018

YOGYAKARTA,  – Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga secara resmi membuka Kejuaraan Bola Basket Pelajar Asia ke-8 tahun 2018 yang dikuti empat negara, yakni  China, Thailand, Hongkong dan tuan rumah Indonesia di Pendopo Keraton Yogyakarta, Sabtu (8/9) malam.

Dalam sambutannya, Mulyana menegaskan Kejuaraan Pelajar Tingkat Asia ini merupakan ajang bergengsi bagi pelajar di kawasan Asia untuk mempresentasikan dan membandingkan kemampuan berolahraga khususnya cabang bola basket.

”Ini adalah ajang untuk mengembangkan potensi serta menunjukan kemampuan atlet-atlet pelajar cabang bola basket di negara kawasan Asia, selain wadah untuk menjalin solidaritas Asian dikalangan pelajar melalui olahraga.” Kata Mulyana

Kendati diikuti  empat negara, Mulyana mengharapkan agar jangan mengurangi semangat bertanding seluruh peserta.

“Khusus bagi tuan rumah Indonesia kejuaraan ini bisa dimanfaatkan untuk menggali pengalaman terutama lawan tim tangguh dari China.” Tambah Mulyana.

Mulyana juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Asian Schools Sport Federation (ASSF) yang menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah serta kepada Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah membantu penyelenggaran Kejuaraan Bola Basket Pelajar Asia ke-8 tahun 2018 yang digelar dari tanggal 7 -15 September 2018 di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan, Washinton menjelaskan kejuaraan bola basket pelajar Asia ke-8 ini merupakan agenda rutin tiga tahunan  ASSF yang pada mulanya ada sepuluh negara sepuluh negara yang menyatakan turut serta.

“Tapi satu persatu negara menyatakan mundur dengan alasan bersamaan dengan kompetisi di negara mereka sampai alasan ketersediaan dana, sehingga hanya menyisakan empat negara saja.” Jelas Washinton yang juga sebagai Asisten Deputi Bidang Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji, yang mewakili Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. berharap, kompetisi seperti ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi negara masing-masing.

 “Saya harap anak-anak bisa menjunjung tinggi nilai sportivitas. Jangan sampai prestasi yang telah diraih tercoreng hanya karena perbuatan yang menyimpang dari  sportivitas,” tandas Kadarmana.

Turut hadir dalam acara pembukaan yang menampilkan pagelaran tari lawang jajar, musik tradisional dan hidangan soto kudus, Ketua Umum KONI Daerah Istimewa Yogyakarta, Djoko Pekik Irwanto. (muc)