Sukseskan Asian Games XVIII Jakarta - Palembang 2018

Kemenpora Fasilitasi Atlet SKO Ragunan di Ajang Singapore Youth International 2018

  • Selasa, 27 November 2018

Singapura – Untuk meningkatkan rengking individu atlet bulutangkis yunior Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga memfasilitasi SKO Ragunan untuk ikut di Kejuaraan Singapore Youth International 2018 dari tanggal 26 November sampai 2 Desember 2018 di Sport Hall Bedok Singapura.

Kepala Rombongan Kontingen, Pura Darmawan menjelaskan Kejuaraan Singapura Youth International 2018 ini merupakan kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender  Badminton World Federation (BWF) dan Badminton Asia  untuk menentukan perhitungan poin rengking individu.

“SKO Ragunan, mengirimkan sepuluh atlet bulutangkis di nomor tunggal putra-putri dan nomor ganda putra-putri,” Jelas Pura Darmawan yang juga Kepala Bidang Sekolah Khusus Olahraga  Asdep Pembudayaan Olahraga, Kemenpora.

Dijelaskan bahwa keikutsertaan SKO Ragunan dalam kejuaraan bergengsi ini difasilitasi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bertujuan semakin banyak bermunculan atlet -atlet  yunior yang memiliki rengking yang tinggi.

Semakin sering, atlet yunior   mengikuti kejuaraan internasional dengan hasil yang baik akan mendapatkan  poin  yang pada akhirnya memiliki rengking individu yang tinggi.

“Semakin tinggi level kejuaraannya, semakin banyak poin yang diraih” tambahnya.

Hari kedua kejuaraan, Atlet bulutangkis remaja putri Indonesia asal Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan (INA-RGN), Naya Azza Arfa mampu mengalahkan atlet bulutangkis remaja Australia Carina Sam di babak kualifikasi kategori tunggal putri dibawah usia 15 tahun (U-15) di hari kedua  kejuaraan Singapore Youth International 2018 yang di gelar di Sport Hall Bedok Singapura, Selasa (27/11) pagi.

Awal permainan unggulan ke enam pebulutangkis Austarlia ini mampu mengimbangi permaianan cepat Naya, namun dengan kegigihan dan penempatan akurasi bola yang tepat, akhirnya Naya  menang mudah dua set langsung dengan skor akhir 21-13 dan 21-14.

Pada pertandingan kedua rekan satu tim Naya, Hasna Nur Alfiah yang merupakan unggulan kedua juga berhasil menundukan pebulutangkis asal tuan rumah Singapura, Lee Jingyi dengan skor 21-17, 21-13.

Namun keberhasilan Naya dan Hasna di babak kulifikasi tidak diikuti Rizacho  Azma Lukman yang turun di babak kualifikasi kategori tunggal putra dibawah usia 19 tahun (U-19) setelah kalah dari Chiang Chinen Wei dari China Taipe dengan skor skor 5-21, 12-21.(muc).