Sukseskan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV Tahun 2019

Kemenpora Lakukan MOU Dengan Tiga Cabor Terkait Pelatnas Olimpiade Tokyo 2020

  • Selasa, 11 Februari 2020

Senayan: Menpora Zainudin Amali, Selasa (11/2) pagi didampingi Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto dan Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti menyaksikan langsung Penandatanganan MOU antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan induk cabang olahraga terkait fasilitasi pelatnas olimpiade dan pelatnas pembinaan jangka panjang di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Penandatanganan kerjasama  ini menurut Menpora adalah bagian langkah pemerintah untuk mendukung cabang olahraga dalam menjalankan pelatnas olimpiade Tokyo 2020 dan pelatnas pembinaan jangka panjang.

Ditegaskan Menpora bahwa penyaluran anggaran melalui perjanjian kerjasama Kemenpora dengan cabang olahraga dilakukan secara terbuka, sebagai upaya Kemenpora untuk transparan dan akuntabel.

“Kemenpora berupaya seterbuka, setransparan dan seakuntabel mungkin, karenanya penyaluran anggaran dari Kementerian Keuangan  langsung ke cabor masing-masing, tidak lagi mampir ke Kemenpora,” Ucap Menpora.

“Kemenpora melakukan verifikasi dan revieu terhadap substansi proposal  dari cabor-cabor, untuk menseleksi persyaratan administrasi termasuk jumlah anggaran, dan ini dilakukan  berkali-kali.” Jelas Menpora.

"Kepada cabor ini saya juga ingatkan agar penggunaan anggaran  sesuai dengan MOU, jika berbeda dengan MOU akan jadi masalah bahkan oleh BPK tetap diminta untuk diclearkan,” Tambah Menpora.

"Ini menyangkut uang negara. Dari awal saya menjabat saya sampaikan tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara yang diselewengkan baik di Kemenpora. Kami bilang kepada KONI dan NOC untuk mengawasi penggunannya.”

Bukan hanya itu Menpora pun tak lupa berpesan kepada cabor yang bertanggung jawab agar tetap mengawasi pengunaan anggaran.

"Saya berterima kasih kepada 3 cabor ini sudah tertib maka terpilih di awal. Tiga cabor ini termasuk yang patuh dan pertanggung jawabannya beres. Yang lain sama sih sebenarnya cuma ada yang cepat lambat dan lambat sekali,” Tutup Menpora.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PPON Kemenpora, Yayan Rubaini dengan tiga cabor yakni Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), dan Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat Binaraga dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI).

Ditambahkan Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti , tiga cabang   cabang olahraga yang hari ini melakukan perjanjian kerjasaman yakni, PB. PBSI dengan jumlah penyaluran anggaran yang disetujui sebesar  Rp. 18.618.087.000, untuk PB PABBSI sebesar Rp. 10.008.514.000,- dan PB PBVSI sebesar Rp. 3.287.332.000,-

Dibenarkan Chandra Bhakti, bahwa  mekanisme pencairan anggaran setelah perjanjian kerjasama, dana yang disetujui akan ditransfer langsung dari Kementerian Keuangan melalui KPPN ke rekening Cabang olahraga.

“Tahap 1, dana yang cair sebesar 70% dari total anggaran, selanjutnya tahap 2 sebesar 30% dicairkan setelah minimal 80% dari dana tahap pertama telah dipakai dan dilengkapi dengan LPJ dan laporan kegiatan.” Jelas Chandra Bhakti.

Ditambahkannya selain tiga cabor yang sudah melakukan MOU, terdapat  8 cabor lainnya dan NPC Indonesia yang sedang dalam proses finalisasi kelengkapan dan seleksi administrasi.

“Begitu persyaratan administrasi dinyatakan lengkap akan segera dilakukan MoU.” Jelas Chandra Bhakti

“Proses inji  dilakukan bukan untuk menghambat tetapi kehati-hatian kami dalam memenuhi persyaratan yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan, agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.” Jelas Chandra Bhakti. (muc).