Sukseskan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV Tahun 2019

NOC Belgia Dukung Pencak Silat Jadi Nomor Olimpiade

  • Olahraga
  • Kamis, 28 November 2019

Brussel - Rabu (26/11) siang, Delegasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam upaya promosi cabang pencak silat agar menjadi cabang olimpiade (olympic number) di  Tahun 2032 yang dipimpin Kepala Bagian Produk dan Jasa Industri  dan Promosi Olahraga,  Gajah Nata Surya didampingi Kepala Bagian Hukum Sesdep,  Yusup Suparman diterima secara hangat oleh Presiden National Olympic Committe (NOC)  Belgium, Baron  Pierre Olivier Beckers Vieujant dan Sekretaris Jenderal,  Philippe Vander Putten di Kantor NOC Belgium,  Boechoutiaan, Bruxelles.

Disampaikan Gajah Nata Surya,  Indonesia melalui Kemenpora mengharapakan dukungan penuh NOC Belgia untuk dapat mewujudkan keinginan Indonesia agar cabang pencak silat dapat menjadi nomor yang dipertandingkan di Olimpiade Tahun 2032.

"Sesuai dengan Olympic Charter,  untuk menjadi nomor yang dipertandingkan di olimpiade,  pencak silat harus mendapat dukungan dari 50 sampai 80  negara dari lima benua melalui NOC negara masing-masing." Jelas Gajah Nata Surya.

Yusuf Suparman menambahkann bahwa target jangka panjang yang telah ditetapkan terkait cabang pencak silat menuju olimpiade, yakni tahun 2020 sampai 2025 sudah terdaftar di International Olympic Committe (IOC),  sehingga pada Olimpiade 2024 dan 2028 sudah menjadi cabang olahraga eksibisi yang dipertandingkan di olimpiade.

"Harapan kami, tahun 2032, pencak silat sudah menjadi number of event di olimliade, sehingga dimanapun olimpiade itu digelar,  cabang pencak silat sudah menjadi salah satu nomor yg wajib dipertandingkan." Jelas Yusup Suparman.

Presiden NOC Belgia, Baron  Pierre Olivier Beckers Vieujant mengapresiasi kunjungan delegasi dari Kemenpora dan memahami serta mendukung keinginan Indonesia agar cabang pencak silat  dapat menjadi nomor yang dipertandingkan di olimpiade.

Dijelaskannya,   NOC Belgia saat ini memiliki 87 national federasi yang terdiri dari 32 cabang olimpiade dan 46 cabang bukan olimpiade, sementara cabang pencak silat  belum terdaftar dalam NOC Belgia karena belum memiliki organisasi induk cabang olahraga tingkat nasional di Belgia.

Ditambahkan Pierre,  terlebih dahulu cabang pencak silat harus memiliki national federasi di Belgia dan  syarat untuk itu sebenarnya tidak sulit.

"Syarat tersebut antara lain memiliki legal entitas yang jelas, beranggotakan paling kurang 250 member di minimal perwakilan di tiga provinsi, serta penggunaan bahasa yang diterima semua komponen." Jelas Pierre Oliver.

Pierre Oliver mengakui untuk menjadi nomor yang dipertandingkan di olimpiade bukanlah hal yang mudah, namun harus terus diperjuangkan.

Sebagai contoh,  sampai saat ini Belgia juga terus mengupayakan olahraga asli Belgia Cycling Cross dapat menjadi salah satu nomor yang dapat dipertandingkan di cabang balap sepeda di olimpiade.

"Saat ini nomor cycling cross masih menjadi nomor yang dipertandingkan di kejuaraan nasional dan Eropa namun belum meluas dan belum diterima oleh IOC karena masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi." Kata Pierre.

Namun demikian,  NOC Beligia siap mendukung cabang olahraga pencak silat menjadi nomor olympic dan membuka ruang membentuk dan mengakui nasional federasi pencak silat sepanjang persyaratan dipenuhi. (muc).